50 Anggota Sako SPN Banyuwangi Ikuti LDK

Satuan Komunitas Sekawan Persada Nusantara (Sako SPN) Banyuwangi menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) di Dusun Margomulyo, Glenmore, Banyuwangi. Acara ini berlangsung 4-5 Maret 2017 dan diikuti 50 anggota Sako SPN Banyuwangi.

Seluruh peserta berasal dari Gugus Depan Persada 4 Banyuwangi yang berpusat di Pondok Arroyan, Kampung Baru , Jajag, Gambiran. Sako SPN merupakan gerakan pramuka yang terdiri dari para pemuda LDII.

Dalam acara tersebut, Camat Glenmore, Didik Suharsono turut hadir sekaligus menjadi inspektur upacara. Dalam sambutannya, Didik menyampaikan pentingnya kedisiplinan dan jiwa kepemimpinan bagi generasi muda.

“Kami Bangga pada anak muda yang masih peduli dengan Pramuka. Dengan Pelatihan dasar yang diberikan ini, bertujuan untuk memberikan bekal tentang pentingnya kedisiplinan dan jiwa kepemimpinan di dalam generasi muda penerus bangsa, Sehingga bekal pengetahuan itu dapat diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat nantinya,” kata Didik.

Selain Camat, Forpimda juga turut hadir dalam acara yang mengangkat tema “Dengan Latihan Dasar Kepemimpinan Kita Wujudkan Generasi Alim, Berakhlaq Mulia dan Mandiri”.

Sementara itu, Kapolsek Glenmore AKP Mujiono mengisi materi tentang kepramukaan. Mujiono memaparkan, ada empat fokus dalam pramuka. Pertama, Re-branding, yakni mengemas kegiatan yang keren, asyik, yang berpedoman Dasa Dharma.

Kedua, Penataan Organisasi, penguatan sumber daya manusia yang diwujudkan dengan aturan organisasi yang jelas sehingga memiliki integritas, jiwa ikhlas, etos kerja, dan semangat gotong-royong.

Ketiga, Scouth for Change, peningkatan bakti Pramuka dengan aksi nyata untuk masyarakat. Keempat, Jaringan kerja, yakni penguatan komunikasi serta kerjasama strategis tanpa merugikan Pramuka dan kepentingan bangsa.

Sementara itu Ketua DPD LDII Banyuwangi Drs, H.Astro Junaidi juga memberi  materi kepada para peserta LDK, yakni tentang leadership, manajemen rapat, public speaking dan manajemen organisasi.

Materi lain diberikan oleh Serma Khourul Kana antara lain tentang dinamika kelompok dengan metode wide games, manajemen risiko kebencanaan dan survival, serta cara membaca kompas.

Pasca mendapatkan serangkaian materi dan pembekalan, di penghujung acara, seluruh peserta diajak mengikuti kegiatan outbound ke wana wisata Legomoro.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*